Rabu, 28 Oktober 2009

Mawar

Kuncup perlahan mekar
Merekah menjadi mawar
Tak lupa berduri
Sebagai pagar diri

Mawar perlahan mengembang
Menjulang tinggi semampai
Membelah langit
Di belai angin pagi

Tak ada ragu dalam sembilu
Tuk raih cita lupakan masalalu
menggapai asa yang menjelma
hingga ada di depan mata

Merah laksana semangatnya
Lembut laksana Jiwanya
Tegar laksana asanya
Garang laksana Tekadnya

Mawar beduri
Menyongsong mentari
Dengan senyum berseri

1 komentar:

okokoko mengatakan...

wahh
aku suka mawar..
tapi tak suka durinya..
:P

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes