Kamis, 01 Oktober 2009

Sepucuk surat tlah ku buat
Ku masukan dalam amplop puth bergaris biru
ku rapat dan ku simpan di atas meja
siap untuk di poskan besok pagi

Surat itu tentang keluhku pada Tuhan
Akan takdir yang tak kumengertian
Atas jalan hidup yang terlalu berliku
hingga ku terlalu lelah

Surat itu tentang protesku pada Tuhan
Akan peran ku yang hanya piguran
pada layar emas kehidupan
Hingga ku tak di anggap dan teracuhkan

Surat itu tentang sedihku pada Tuhan
Akan kebodohanku yang tak mengerti
Pada narasi hidupku sendiri
yang di Buat Tuhan mengoleksi Perih

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes